Warga Dairi melakukan aksi teatrikal “mangandung,” dan membawa hasil pertanian dari tanah Dairi ke PTUN Jakarta pada 21 Juni 2023.

Dalam aksi Mangandung ini, warga Dairi ingin menyampaikan bahwa pertanian yang subur di Dairi adalah berkah dari pencipta, yang dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tapi saat ini semua itu terancam, karena kehadiran tambang seng dan timah hitam PT Dairi Prima Mineral (DPM) yang persetujuan lingkungannya difasilitasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).